http://kata.news


HOME I NUSANTARA I MANCANEGARA I EKBIS I OLAHRAGA I IPTEK I HIBURAN

ads

Ketua DPRD Kobar: Tindak Tegas Truk Kontainer Masuk Jalan Kota

loading...

KOTAWARINGIN BARAT - Ketua DPRD Kotawaringin Barat (Kobar), Triyanto meminta petugas menindak tegas truk kontainer atau truk berkapasitas besar yang masuk ke dalam Kota Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah pada jam sibuk.

"Saya berharap tidak ada terjadi lagi truk dengan kapasitas besar, yang seharusnya tidak masuk ke kota pada jam-jam sibuk," ujarnya, Jumat (16/8/2019).

Sebab, lanjut dia, selain merusak jalan, juga dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.

Baca Juga:

Kecelakaan sudah sering terjadi, seperti pada Jumat, 26 Juli 2019 truk Kontainer H 1481 JE terguling dan menimpa pengendara motor bernama Sariman, di Jalan Ahmad Yani, KM 5, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan.

Triyanto menilai kendaraan dengan kapasitas besar bisa sampai lolos dan masuk ke kota pada jam sibuk itu merupakan bentuk ketidaktegasan aparat yang berwenang.

"Bagaimanapun itu, yang pasti untuk menghindari korban-korban berikutnya tindakan tegas sesuai dengan aturannya harus dilaksanakan," ungkapnya.

Dia meminta agar Dinas Perhubungan dan Kepolisian harus tegas. Sehingga kendaraan angkut besar tidak layak masuk ke kota dialihkan ke jalur luar kota. Jika tidak mau ke jalur luar kota maka dilakukan pada malam hari.

"Jangan sampai ada kejadian, baru sadar. Ini merupakan ketidak adanya ketegasan, saya pikir semuanya harus mengoreksi diri, mengapa sampai bisa lolos seperti ini, termasuk juga dari DPRD sendiri kurang mengingatkan terus," tandasnya.

Terkait dengan adanya gudang pembongkaran kontainer di dalam kota, pihaknya tidak ingin membatasi para pelaku usaha, hanya saja supaya menepati aturan jam yang berlaku.

"Supaya sama-sama mematuhi jam yang diberlakujan, jadi semua orang pengguna jalan dapat menikmati jalan dengan aman dan nyaman," tegasnya.

(shf)



Sumber: Sindonews.com

Klik tautan (link) sumber jika konten berita terpotong atau tidak lengkap
loading...