http://kata.news


HOME I NUSANTARA I MANCANEGARA I EKBIS I OLAHRAGA I IPTEK I HIBURAN

ads

9 Pasangan Mesum di Buleleng Bali Terciduk Operasi Yustisi

Buleleng - Sembilan pasangan mesum di sejumlah penginapan di kawasan Buleleng, Bali terjaring operasi yustisi. Selain pasangan mesum, operasi ini juga menyasar sejumlah penginapan yang tidak berizin.

Operasi Yustisi ini dilakukan tim gabungan dari Polsek, Koramil, dan Satpol PP Buleleng, beserta Camat Buleleng Gede Dody Sukma Oktiva. Sidak ini dilakukan di penginapan yang berlokasi di Jalan Singaraja-Anturan-Lovina, bagian barat wilayah Kecamatan Buleleng.

"Hasil dari sidak ditemukan 9 pasangan yang tidak berstatus pasutri saat melaksanakan penggerebekan. Dari 9, ada 2 yang telah selesai, dan 7 sedang gituan," kata Camat Buleleng Gede Dody Sukma Oktiva ketika dimintai konfirmasi, Selasa (10/9/2019).


Petugas akan rutin menggelar operasi yustisiPetugas akan rutin menggelar operasi yustisi (Foto: Dok. Istimewa)

"Yang PNS tidak ada, memang ada yang mengaku sebagai tenaga kontrak, namun di KTP pekerjaan swasta," sambungnya.

Sidak ini digelar pukul 13.00-15.30 Wita. Dari 5 penginapan, kesembilan pasangan mesum itu ditemukan di empat penginapan yakni di Penginapan Lilacita 3, Lilacita 2, Lumbungsari, dan Gria Anyar.

"Untuk memberikan pembinaan serta efek jera, pasangan tersebut disarankan ikut ke kantor Polsek Kota Singaraja untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut," terang Doddy.


Operasi yustisi digelar untuk mencegah prostitusi dan peredaran narkobaOperasi yustisi digelar untuk mencegah prostitusi dan peredaran narkoba (Foto: Dok. Istimewa)

Dalam sidak ini, pihaknya juga menemukan sejumlah pengelola penginapan tidak mengantongi izin mendirikan bangunan maupun izin usaha. Dia pun meminta pengelola untuk segera mengurus izin dan mengimbau pengelola penginapan selektif untuk menerima tamu yang menginap di penginapan tersebut.

Dia juga meminta pemilik penginapan untuk meneken surat yang berisi pernyataan untuk mengikuti segala aturan yang berlaku dalam menjalankan usaha penginapan, baik berupa Perda maupun Perbup serta senantiasa memperhatikan norma-norma kesopanan dan kesusilaan, dalam menerima tamu supaya terhindar dari hal-hal yang negatif yang tidak diinginkan bersama.


"Surat pernyataan ini agar diindahkan dan dilaksanakan, untuk mengantisipasi dan lebih seleksi dalam menerima tamu yang berkunjung di penginapan ini," ujar dia.

Dia memastikan kegiatan sidak ini bakal rutin dilakukan untuk menekan penyakit sosial dan menular seperti HIV/AIDS. Sidak ini juga akan dilakukan ke wilayah Buleleng lainnya untuk menekan peredaran narkoba.
(ams/jbr)



Sumber: Detik.com

Klik tautan (link) sumber jika konten berita terpotong atau tidak lengkap
loading...