http://kata.news


HOME I NUSANTARA I MANCANEGARA I EKBIS I OLAHRAGA I IPTEK I HIBURAN

ads

Cegah Kecelakaan, Kemenhub Dorong Penerapan Speed Gun di Tol Cipularang

Jakarta -
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengatakan kecelakaan yang terjadi di ruas Tol Cipularang, Jawa Barat disebabkan oleh sejumlah faktor,salah satunya akibat kendaraan melaju melebihi kecepatan maksimal. Kemenhub pun mendorong diterapkan speed gun di Tol Cipularang.

"Kalau saya mendorong penerapan (speed gun), bahkan bukan hanya kecepatan tinggi bahkan yang tidak sampai batas minimal kan kita minimal 60 meter kita tilang," kata Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi saat dihubungi, Selasa (10/9/2019).

Budi menjelaskan untuk Tol Cipularang batas maksimal laju kendaraan tidak boleh melebihi 100 km per jam, sedangkan batas minimal kendaraan harus melaju di atas 60 km per jam. Namun, menurutnya, terkadang ada pengemudi yang melanggar batas itu.

"Kan cuma kadang para pengemudi kalau memgemudikan keluar dari batas maksimal yang kita tentukan keluar atau malah tidak mencapai (batas maksimal) itu kalau kendaraan itu oveloading," ucapnya.
Meski demikian, Budi belum mengetahui kapan speed gun itu akan mulai diterapkan. Menurutnya, semua kewenangan penerapan speed gun ada di pihak Korlantas Polri. Namun Kemenhub mendorong agar itu bisa diterapkan.

"Itu kan sangat terkait dengan kepolisian peralatannya, petugasnya dam sebagainya, saya sih mendorong tapi barang kali kemampuan untuk itu kan Polri tidak setiap saat. Yang paling efektif adalah saat masyarakat atau kemudian pengemudi ada atau tidak ada petugas dia yang mengukur kemampuannya. Di sini saya tidak menyalahkan, kita semua harus introspeksi, introspeksi itu harus dilakukan semua," ucapnya.



Sumber: Detik.com

Klik tautan (link) sumber jika konten berita terpotong atau tidak lengkap
loading...