http://kata.news


HOME I NUSANTARA I MANCANEGARA I EKBIS I OLAHRAGA I IPTEK I HIBURAN

ads

Kronologis Penangkapan Ustadz Bernard, PA 212: Malam Hari Dipepet 5 Mobil di Tol Tomang

POJOKSATU.id, JAKARTA – Penetapan Sekretaris Umum DPP Persaudaraan Alumni 212 (PA 212), Bernard Abdul Jabbar, sebagai tersangka kasus penganiayaan Ninoy Karundeng diprotes.

PA 212 beranggapan, ada beberapa faktor yang tidak sesuai dengan aturan saat polisi menangkap Ustadz Bernard.

Demikian disampaikan koordinator bantuan hukum 212, Abdullah Al Katiri kepada wartawan dalam konferensi pers di Sekretariat PA 212, Jalan Condet Raya, Jakarta Timur, Rabu (9/10/2019).

BACA: Dua Pengurus PA 212 Tersangka Kasus Penganiayaan Ninoy Karundeng, Ini Identitasnya

Abdullah meluruskan, bahwa Ustadz Bernard bukan tertanggkap tangan, melainkan ditangkap karena ada laporan polisi dan tak ada hubungan dengan tindakan terorisme.

"Yang perlu kami katakan ini adalah laporan, bukan tertangkap tangan. Bahkan ini dugaan perbuatan biasa bukan teroris," ujarnya.

Ia menuturkan, Ustadz Bernard ditangkap polisi saat melaju di Tol Tomang, Jakarta Barat, Senin (7/10) dini hari sekitar pukul 04.00 WIB.

Pihaknya menganggap, proses penangkapan yang dilakukan polisi tersebut cukup berlebihan.

BACA: Penuhi Panggilan Penyidik Kasus Ninoy Karundeng, Sekretaris FPI Ogah Ladeni Wartawan

"Penangkapan malam hari, di Tol Tomang, di pepet oleh lima mobil. Ada apa ini?" kecam dia.

Kerena itu, pihaknya berencana akan mempertanyakan hal tersebut ke Polda Metro Jaya.

"Biasanya penangkapan itu kan tersangka, bukan saksi," papar dia.



Sumber: Pojok Satu

Klik tautan (link) sumber jika konten berita terpotong atau tidak lengkap
loading...